Dua Pengendara Motor Tewas Dihantam Kereta Api

Suasana di lokasi kejadian laka KA (Agus Salam/Jatim TIMES)
Suasana di lokasi kejadian laka KA (Agus Salam/Jatim TIMES)

TUBANTIMES, PROBOLINGGO – Jalur perlintasan Kereta Api (AP) tanpa palang pintu di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, memakan korban. Selasa (12/2) siang kali ini dua orang pemotor meregang nyawa, setelah kendaraannya dihantam KA Mutiara Timur di KM 93.

Dua korban meninggal dunia sama-sama dari Kabupaten Sampang, Madura. Mereka adalah, Herman (57) asal Mangbatoh, Desa Labang dan Usman (42) warga Dusun Semanis, Desa Plasah, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang. Jasad mereka kemudian dibawa ke RSUD dr Muhammad Saleh, kota setempat.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebut, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00. Saat itu, korban yang berboncengan mengendarai motor Yamaha Vixion bernopol L 5612 K hendak ke rekannya di utara rel. Saat melintas rel dari arah selatan ke utara, tiba-tiba datang KA dan menghantam kendaraan korban.

Warga sekitar  yang mengetahui kecelakan tersebut langsung membantu dan menyelamatkan barang-barang korban. Mereka juga ikut mengangkat jasad ke ambulans dan kendaraan korban ke kendaraan dinas polisi. Sementara warga yang lain menyemut dan ada yang berusaha membuka tutup tubuh korban. Mereka ingin tahu, apakah orang yang dihantam KA tersebut masih keluarganya. Beberapa saat kemudian, anggota laka dari Satlantas Polresta tiba di lokasi kejadian.

M Holil, salah satu anggota Polsuska (Polisi Khusus KA) mengatakan, korban dari arah barat melintas di jalan raya. Sesampainya di TKP, mereka belok kiri atau ke utara hendak ke rumah penjual barang bekas. Karena tidak ada palang pintu, pengendara motor tersebut nyelonong tanpa menoleh ke kanan atau ke kiri (ke arah barat dan ke timur).

Bersamaan itu pula, datang KA Mutiara Timur jurusan Surabaya-Banyuwangi dari barat menuju timur. Karuan saja, korban yang tidak sempat menghindar dihantam KA hingga terpental sekitar 10 meter. Kedua korban terlepas dari sepeda motornya, satu korban tersungkur di sisi rel, sedang korban satunya, jatuh tak bergerak di sisi selatan rel. Sedang sepeda motor yang dikendarainya, remuk.

Kedua korban luka parah dan menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. KA yang menghantam tubuh korban sempat berhenti ddan kemudian meneruskan perjalanannya. “Korban bukan warga Probolinggo. Tidak tolah-toleh langsung nyeberang. Ya, dihantam KA,” terang Holil ke sejumlah awak media.

Holil menjelaskan, KA sempat berhenti sekitar 10 menit kemudian melanjutkan perjalanan. Menurutnya, masinis memberitahukan kalau KA menabrak pengendara motor ke pos terdekat melalui saluran radio. “Kereta sempat berhenti dan memberitahukan ke kami. Jadi KA sempat terlambat 10 menit masuk stasiun Probolinggo,” tambahnya.

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Probolinggo TIMES
Redaksi: redaksi[at]tubantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tubantimes.com | marketing[at]tubantimes.com
Top