Pilpres Usai, Tagar Indonesia Lebih Sambat Jadi Trending Topik Twitter

Ilustrasi (Ist)
Ilustrasi (Ist)

TUBANTIMES, MALANG – Harapan masyarakat Indonesia untuk bisa bernafas lega setelah dihimpit sekitar 7-8 bulan oleh persoalan pilihan presiden yang menguasai seluruh perbincangan, ternyata kembali meleset dikarenakan pasca pencoblosan, ternyata persoalan pilpres terus menggelinding di dunia nyata apalagi dunia maya.

Maka, warganet yang ingin bernafas lega pun akhirnya terhimpit lagi. Perbincangan di berbagai media sosial masih akan terus tertuju pada kedua paslon capres dan cawapres 2019.

Karenanya, lahirlah tagar #IndonesiaLebihSambat. Sebuah gambaran satir atas fenomena terlalu meriahnya dua pendukung fanatik capres di medsos. Tagar yang memberi ruang bagi warganet yang tidak berada di posisi cebong dan kampret di medsos. Tagar yang menggelitik dan membuat kita tertawa atas sikap fanatik para pendukung capres.

Nely Indiana melalui @snelkuk menuliskan tagar tersebut, "Siapapun presidennya, SENG GARAP SKRIPSI TETEP AKU DEWE #IndonesiaLebihSambat," ucapnya.


Komentar #IndonesiaLebihSambat ternyata disambut meriah oleh warganet di medsos Twitter. Sampai Rabu (17/04/2019) malam, tagar ini telah menjadi trending topik dengan kicauan warganet mencapai 2.712 tweet. Mengalahkan tagar-tagar para pendukung dua capres yang terus beradu argumen dan data terkait hasil hitung cepat (quick count) versus hasil real count klaim Prabowo Subianto.


Suntuk dengan hal itu, #IndonesiaLebihSambat menyeruak dengan olok-olok kepada diri sendiri. Tapi sebenarnya sedang memotret kegaduhan yang terlalu di medsos terkait pilpres 2019.

@tripletmiyu berkomentar, "Siapapun presidennya gak akan bisa menyingkirkan tukang parkir yang suka dateng tiba2. #IndonesiaLebihSambat" ucapnya. 

Septian melalui @Septiannn26 mengolok-olok dirinya sendiri melalui cuitannya. "Siapapun presidennya ga ada yg berubah. aku sayang kamu, kamu sayang dia. 

#IndonesiaLebihSambat," tulisnya yang diikuti pernyataan senada dari @AroMuchammad, "2014 : Jomblo. 2019 : Tetap jomblo. Status jomblo kenapa bisa 2 periode gini sih! Mbuhlah!!!!! Mbuhlah!!! #IndonesiaLebihSambat," keluhnya.

Rata-rata warganet memakai dirinya untuk memberikan satir keras kepada warganet aliran keras dalam pilpres 2019 ini. Terutama dengan cara mengolok-olok peristiwa sehari-hari yang kerap menjadi sandungan yang bisa dialami siapapun dalam kehidupannya. Seperti masalah asmara, kuliahan serta lainnya.


Seperti @oytidasiraf yang menuliskan, "Siapapun presidennya, komunikasi kita sebatas instastory #IndonesiaLebihSambat," keluhnya juga yang secara tidak langsung menohok perilaku warganet yang terlihat garang di medsos, ternyata di dunia nyata sikapnya merupakan kebalikan di dunia maya. Atau komentar @cesaanav yang dimungkinkan besar terjadi kepada seluruh mahasiswa akhir. 


"Siapapun yg nantinya terpilih ga bakal bikin ipk jadi gede, ga bikin  cepet wisuda juga, ga ngilangin skripsweet...#IndonesiaLebihSambat," tulisnya.

 

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tubantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tubantimes.com | marketing[at]tubantimes.com
Top