Bersih-bersih Pasukan People Power, Ini Yang Didapat Polres Malang

Petugas kepolisian saat menggelar razia cipta kondisi guna mengantisipasi pergerakan massa people power, Kabupaten Malang (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Petugas kepolisian saat menggelar razia cipta kondisi guna mengantisipasi pergerakan massa people power, Kabupaten Malang (Foto : Humas Polres Malang for MalangTIMES)

TUBANTIMES, MALANG – Upaya menghadang massa yang akan ke Jakarta untuk mengkuti aksi People power juga dilakukan jajaran Polres Malang. Terpantau, sejak Minggu (19/5/2019) sore lalu, Polres Malang gencar-gecarnya melakukan penyisiran di wilayah hukum mereka. Saat itu puluhan personel kepolisian melakukan razia di Stasiun Lawang dan Depan Ruko Pasar Lawang.

Dalam agenda yang dipimpin oleh Wakapolres Malang, Kompol Anggun Dedy Isworo ini. Juga melibatkan berberapa personel dari TNI (Tentara Nasional Indonesia). Sasaran puluhan petugas gabungan TNI dan Polri ini adalah, angkutan umum berupa Bus, Travel, hingga kereta api yang dikhawatirkan digunakan calon peserta people power, untuk mengarahkan massa ke Jakarta.

“Saat melakukan penyisiran di kereta api, kami mendapati sedikitnya 6 penumpang yang hendak menuju Jakarta. Namun keenam penumpang tersebut, dipastikan bukan bagian dari massa (people power),” kata Wakapolres Malang, Kompol Anggun Dedy Isworo.

Usai menyisir beberapa kereta yang hendak berangkat menuju Jakarta, personel gabungan bergeser melakukan penyisiran di wilayah depan Ruko Pasar Lawang, yang beralamat di Jalan Ruko Istana Lawang.

Di sana petugas menjaring sedikitnya 19 unit bus, 26 Elf, dan 45 mobil. Dari puluhan kendaraan yang terjaring razia, petugas juga tidak mendapati adanya massa people power.

Seolah tidak cepat puas, personel gabungan kembali melakukan razia pada Senin (20/5/2019) dini hari. Saat itu, petugas dikerahkan untuk melakukan penyisiran di kawasan Kecamatan Singosari.

Dalam agenda tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung. Hasilnya, sedikitnya ada 90 unit mobil pribadi, 25 pickap, 15 elf, 20 motor, 25 truk, dan 2 bus yang terjading razia. 

“Dalam kegiatan tersebut, kami tidak menemukan adanya massa yang diduga peserta people power. Hanya saja, 12 pengguna jalan harus ditilang karena tidak dilengkapi surat kendaraan. Selain itu satu kendaraan elf yang mengangkut rokok tanpa cukai, juga kami amankan dan kini sudah diproses sesuai ketentuan hukum,” tegas Ujung.

Di sisi lain, Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah menuturkan, agenda razia juga berlangsung pada Senin (21/5/2019) tengah malam. Saat itu, sedikitnya ada 75 personel dari kepolisian yang dikerahkan untuk melakukan giat razia cipta kondisi.

Hasilnya, 82 mobil pribadi, 48 truk terjaring razia petugas. Namun, lagi-lagi personel korps berseragam coklat ini, tidak menemukan adanya dugaan pergerakan massa dari peserta people power. “Agenda semacam ini bakal terus kita lakukan hingga besok (Rabu 22/5/2019) sore. Sejauh ini Kabupaten Malang terpantau kondusif,” ujar Ainun kepada MalangTIMES.com.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]tubantimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]tubantimes.com | marketing[at]tubantimes.com
Top