Situasi deklarasi masyarakat Situbondo menolak kerusuhan. (Foto Heru Hartanto /  Situbondo TIMES

Situasi deklarasi masyarakat Situbondo menolak kerusuhan. (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES



Forkopimda dan masyarakat Kabupaten Situbondo dari berbagai elemen melakukan deklarasi menolak kerusuhan, Minggu (16/06/2019), di Alun-Alun Kota Situbondo.

Deklarasi dengan hastag #Situbondodamai, #Kamimenolakkerusuhan, #Jogojawatimur, #Tolakkerusuhan, #Untukundonesiadamai dan #Situbondoaman tersebut juga diikuti oleh kapolres Situbondo, dandim 0823 Situbondo, sekda Kabupaten Situbondo, pejabat pemkab Situbondo, tokoh agama, tokoh masyarakat dan beberapa LSM di Situbondo.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono SH SIK MH mengatakan, deklarasi masyarakat Kabupaten Situbondo tolak kerusuhan tersebut merupakan wujud nyata kalau masyarakat Kabupaten Situbondo cinta damai. "Seluruh elemen masyarakat seperti mahasiawa, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat, para habiab, masyarakat umum, pejabat Pemkab Situbondo, anggota TNI Polri di Kabupaten Situbondo melakukan deklarasi antikerusuhan," ujar dia.

Lebih lanjut, Kapolres Awan mengatakan, kegiatan deklarasi masyarakat Situbondo menolak kerusuhan ini didukung pemkab, pengadilan negeri, kejari, Kodim 0823, polres dan DPRD Kabupaten Situbondo. "Kita melakukan deklarasi ini karena kami semua cinta damai dan menolak kerusuhan," ucap dia.

Adapun isi deklarasi menolak kerusuhan yang dibacakan kapolres, dandim, sekda, pejabat Pemkab Situbondo dan seluruh perwakilan elemen masyarakat dan tokoh agama menyebutkan: "Kami seluruh Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat Situbondo siap menjaga Jawa Timur dan menolak kerusuhan serta NKRI harga mati".


End of content

No more pages to load