Situasi petugas saat memadamkan kobaran api kebakaran warung soto. Foto Sony Haryono / Situbondo TIMES)

Situasi petugas saat memadamkan kobaran api kebakaran warung soto. Foto Sony Haryono / Situbondo TIMES)



Diduga akibat nyala api kompor terlalu besar, Warung Soto Ayam Babat Sari Indah yang berlokasi Jl Gunung Ajuno RT 05 RW 14, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,  pagi tadi dilalap si'jago merah',  Minggu (16/06/2019).

Akibat kebakaran tersebut, warung soto yang juga sebagai tempat tinggal itu mengalami rusak berat. Namun, beruntung dalam insiden tersebut tidak menimbulkan korban nyawa.

Warung soto milik Komar (38) tersebut terbakar berawal saat Hj Sulfa (40), istri H Komar, sedang memasak soto. Dis menghidupkan kompor gas diduga dengan api  terlalu besar.

  Setelah menghidupkan api, Sulfa meninggalkan kompor gasnya untuk mengambil sesuatu ke dalam rumah. "Api merembet ke tempatnya sampah dan ketempat masak yang terbuat dari kayu tripeks," ungkap Sulfa.

Saat itu Sulfa sedang ada di luar rumah dsnbkemudian melihat kobaran api yang sudah merambat. Spontan Sulfa berteriak minta tolong kepada saudaranya yang berada di belakang rumahnya.

Mendengar teriakan Sulfa, selanjutnya warga datang berduyun-duyun menggunakan alat seadanya untuk memadamkan api. Selang beberapa waktu kemudian, dua unit mobil damkar milik Pemkab Situbondo tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman untuk mencegah agar kebakaran tidak merembet atau meluas ke area lain. Kobaran api pun berhasil di padamkan oleh petugas damkar dan anggota BPBD Kabupaten Situbondo.

Beruntung  kejadian tersebut tidak sampai mencederai penghuninya. Namun akibatbkebakaran tersebut, rumah yang bergandengan dengan warung soto tersebut rusak berat. "Diduga penyebab kebakaran tersebut, api kompor gas terlalu besar yang dihidupi Sulfa," jelas salah seorang anggota BPBD Kabupaten Situbondo saat berada di lokasi kebakaran. 


End of content

No more pages to load