KH Saifuddin Zuhri saat memberikan sambutannya menyambut Kaporesta Malang Kota, Kombespol Leo Simarmata. (Foto: Istimewa)
KH Saifuddin Zuhri saat memberikan sambutannya menyambut Kaporesta Malang Kota, Kombespol Leo Simarmata. (Foto: Istimewa)

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengunjungi Pondok Pesantren I'Anatut Tholibin, yang berada di Jalan Simpang Panji Suroso I, Purwodadi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang pada Sabtu (15/2/2020) malam.

Kehadirannya disambut langsung oleh pengasuh pondok, KH Saifuddin Zuhri. Saat menyambut Kapolresta, KH Saifuddin Zuhri mengajak semua agar tidak merusak negara. Begitu juga ketika membela negara.

"Jangan merusak negara, begitu juga saat membela negara, jangan merusak agama, mari kita saling memahami dan menghormati," ungkap kyai yang juga Rais Syuriah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Blimbing ini.

Selain itu, ia juga menegaskan, agar semua masyarakat menjauhi perpecahan hanya karena sebuah perbedaan. Dalam Islam, yang diperbolehkan adalah, ikhtikaf, yakni berbeda antara satu dengan lainnya. Baik perbedaan rupa, warna, bahasa, pikiran dan pendapat.

Sebaliknya, yang diharamkan oleh Islam adalah tafaruq. Tafaruq artinya adalah cerai berai, silang selisih, bersimpang jalan sehingga membuat satu sama lain bermusuhan bahkan terkadang hingga melontarkan perkataan yang tak semestinya.

"Bela agama jangan merusak negara. Dan begitu sebaliknya, bela negara jangan merusak agama serta agama harus memperkuat negara. Jangan Gasak, Gesek, Gasuk, NKRI Harga mati,"bebernya.

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada 
Kapolresta Malang Kota, Kombespol dr. Leonardus Simarmata, S.Sos, SIK, MH. "Orang yang rajin silaturrohmi akan ditambah umurnya dan ditambahi rizkinya (lancar) serta dimudahkan dan diterimanya amal, doanya gampang diterima Allah dan di mudahkan mendapatkan syafaatnya Nabi Muhammad SAW," ujarnya

Pihaknya juga mengajak para jamaah yang hadir dalam pengajian umum bersama Majlis Dzikir Wa Ta'lim PP. I'annatut Tholibin, dihadiri oleh sekitar 300 jamaah itu, agar bisa turut mendukung pihak kepolisian dalam menjaga kondusivitas dan penegakan hukum.

"Rasa aman dibutuhkan setiap warga negara khususnya warga Malang, karena dengan kondisi aman maka rezeki lancar. Kami juga menerima Informasi bahwa Kapolres sudah membubarkan balap liar di Suhat dan di GOR Ken Arok serta adanya Bhabinkamtibmas di Klojen telah menggagalkan jamaah yang mencoba bunuh diri, kami berterima kasih," paparnya.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata dalam kesempatan tersebut juga membagikan tips-tips keamanan pada 300 jamaah pengajian. Seperti tips keamanan dalam menjaga kendaraan.

"Saya berikan beberapa tips parkir di pertokoan di kos-kosan di kampus ditempat umum, paling sering di tempat kos, kunci stang ke kanan, kunci jangan tertinggal, mohon segera dilaporkan ke polisi apabila terjadi curanmor," jelas Leo.

Jika masyakarat mengalami sesuatu hal dan membutuhkan bantuan polisi, Leo menyarankan untuk masyarakat bisa menggunakan layanan aplikasi Jogo Malang. Sebab, dengan aplikasi tersebut, polisi akan segera hadir untuk segera membantu masyarakat.

"Kami mohon bantuan dan informasi apabila disekitarnya ada hal-hal yang mencurigakan agar beritahukan kepada kami," pungkasnya.