Salah satu perencanaan pengembangan wisata Ranu Pani (Foto : Pemkab Lumajang / Jatim TIMES)
Salah satu perencanaan pengembangan wisata Ranu Pani (Foto : Pemkab Lumajang / Jatim TIMES)

Hari ini, Minggu (16/2) sekitar pukul 11.30 Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengunggah rencana pengembangan Ranu Pani sebagai salah destinasi wisata unggulan Lumajang. Sekitar 16 gambar dalam bentuk perencaan diunggah, yang kedepan akan menjadi bagian dari pengembangan wisata Ranu Pani, Senduro Lumajang.

Ketika dikonfirmasi media ini terkait unggahan tersebut, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq membenarkan bahwa rencana tersebut akan digunakan sebagai pengembangan Ranu Pani, setelah Pemkab Lumajang dan TNBTS menjalin kesepakatan untuk pengembangan kawasan tersebut.

“Ya ini gambar yang dibuat oleh Bappeda Lumajang. Mungkin masih akan terjadi perubahan, tapi pasti tidak jauh dari gambar itu nantinya,” jelas Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq kepada Jatimtimes.com.

Terkait sejumlah kendala yang sekarang masih menjadi persoalan terkait pengembangan Ranu Pani, Bupati Lumajang menyatakan, bahwa dalam perencanaan pengembangan wisata Ranu Pani, bukan hanya kawasan wisatanya saja, namun meliputi infrastruktur jalan dan pengerukan Ranu Pani yang mengakami pendangkalan karena sedimentasi tanah.

“Ya, semuanya akan kita kerjakan, danaunya kita keruk agar lebih dalam. Jalan dari Lumajang ke Ranu Pani juga akan kita lebarkan. Tidak mungkin lah kawasannya dibangun, sementara infrastrukturnya akan dibiarkan. Semua masuk dalam perencanaan kita,” jelas Bupati Lumajang kemudian.

Salah satu bentuk pengembangan Wisata Ranu Pani Lumajang (Foto : Pemkab Lumajang / Jatim TIMES)

Sementara untuk pengerukan Danau Ranu Pani, nantinya akan dianggaran sebesar Rp 7,5 Milyar, agar Danau Ranu Pani bisa kembali seperti keadaan semula dan lebih bagus, karena akan dipadukan dengan fasilitas tambahan yang akan dibangun di kawasan ini.

“Kenapa memprioritaskan Ranupane. Karena persekitaran Ranupane telah menjadi destinasi pariwisata yang telah tumbuh dengan kehadiran wisatawan, terutama Bromo. Maka, pekerjaan berikutnya adalah menarik mereka para wisatawan, untuk menambah stay di Ranupani dengan sarana fasilitas infrastruktur pariwisata yang lebih memiliki daya tarik keindahan alam dan lebih segmented,” tulis Bupati Lumajang melalui akun FB-nya pada hari ini.

Dalam kunjungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, minggu (15/2) kemarin, masalah pengembangan Ranu Pani menjadi salah satu materi yang disampaikan oleh Bupati kepada Gubernur.

“Semakin sambung dan semangat yang sama dengan Ibu Gubernur, saat kami menyampaikan untuk memprioritaskan pengembangan kawasan Ranupani, dengan penataan kawasan, rest area, kawasan pertunjukan kesenian dan budaya, camping ground, pelebaran jalan, penataan sanitasi, penataan trotoar, pendampingan penataan homestay, yang semuanya untuk peningkatan kehadiran pariwisata di Lumajang,” kata Bupati Lumajang kemudian.